Feed

Mencari Dgn Google

Google

Gratis :

"Business Link"


MP3, Newsletter, Ebook Gratis dari Brian Tracy:

Brian Tracy Home Page
  • Yohanes Tantama

    Motivasi dibarengi dengan sikap mental positif akan membawa anda kepada kesuksesan yang sejati. ...... Mari kita hidup penuh semangat dan sukacita
  •  

    February 2012
    M T W T F S S
    « Jul    
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    272829  
  • Artikel Terbaru

  • Kategori

  • Kumpulan artikel

  • Masukan terbaru

    • magicalboy chandra: ini benar-benar motivasi buat saya yg lagi terpuruk dan di dalam hidup ini saya yakin gak ada yg...
    • echa: aku ga tau….apakah aku termasuk orang yang termasuk termotivasi apa ga,,,,tapi aku ngerasa,,,,kalo udah...
    • yohanes tantama: Memang tidak mudah tapi semoga kesadaran dari hati nurani masih membuat kita mau bergulat dengan...
    • Tangguh MP: Mr. Yohanes, setelah saya membaca artikel anda, muncul suatu pertanyaan dalam benak saya. bagamiana...
    • tony: Sekalipun tantangan demi tantangan menghadang..Zhang Da tetap tegar menghadapinya. Ketulusan dan kepolosan...
    • tony: Pak Yohanes, tks untuk artikel kaca spion-nya Andy Noya. Itulah sukacita Tuhan yang terpancar pd bung Andy....
    • : Salam kenal juga Pak
    • Rudy Hermawan: Penderitaan mendewasakan orang…cinta membuatnya semakin matang. Terima kasih untuk inspirasi...
    • Yohanes T: 1. Kita bisa berdiskusi Pak saling berbagi pengalaman. Kirim saja email ke yohanes.progress@gmail.com. 2....
    • Dedy Prasetio: Dear Mr Yohaness, saya membaca artikel anda sungguh menggugah saya untuk terus belajar dan belajar...
  • « Character | Home | An opportunity in every challenge »

    Bersyukurlah Dalam Hidup

    By | November 10, 2007

    Pernah membayangkan, bagaimana seseorang menulis buku, bukan dengan tangan atau anggota tubuh lainnya, tetapi dengan kedipan kelopak mata kirinya?

    Jika Anda mengatakan itu hal yang mustahil untuk dilakukan, tentu saja Anda belum mengenal orang yang bernama
    Jean-Dominique Bauby. Dia pemimpin redaksi majalah Elle, majalah kebanggaan Prancis yang digandrungi wanita seluruh dunia.

    Tahun 1995, ia terkena stroke yang menyebabkan seluruh tubuhnya lumpuh. Ia mengalami apa yang disebut locked-in syndrome, kelumpuhan total yang disebutnya “Seperti pikiran di dalam botol”. Memang ia masih dapat berpikir jernih tetapi sama sekali tidak bisa berbicara maupun bergerak. Satu-satunya otot yang masih dapat diperintahnya adalah kelopak mata kirinya. Jadi itulah cara dia berkomunikasi dengan para perawat, dokter rumah sakit, keluarga dan temannya.

    Begini cara Jean menulis buku. Mereka (keluarga, perawat, teman-temannya) menunjukkan huruf demi huruf dan si Jean akan berkedip apabila huruf yang ditunjukkan adalah yang dipilihnya. “Bukan main,” kata Anda.

    Ya, itu juga reaksi semua yang membaca kisahnya. Buat kita, kegiatan menulis mungkin sepele dan menjadi hal yang biasa. Namun, kalau kita disuruh “menulis” dengan cara si Jean, barang kali kita harus menangis dulu berhari-hari dan bukan buku yang jadi, tapi mungkin meminta ampun untuk tidak disuruh melakukan apa yang dilakukan Jean dalam pembuatan bukunya.

    Tahun 1996 ia meninggal dalam usia 45 tahun setelah menyelesaikan memoarnya yang ditulisnya secara sangat istimewa. Judulnya, “Le Scaphandre” et le Papillon (The Bubble and the Butterfly).

    Jean adalah contoh orang yang tidak menyerah pada nasib yang digariskan untuknya. Dia tetap hidup dalam kelumpuhan dan tetap berpikir jernih untuk bisa menjadi seseorang yang berguna, walaupun untuk menelan ludah pun, dia tidak mampu, karena seluruh otot dan saraf di tubuhnya lumpuh. Tetapi yang patut kita teladani adalah bagaimana dia menyikapi situasi hidup yang dialaminya dengan baik dan tetap menjadi seorang manusia (bahasa Sansekerta yang berarti pikiran yang terkendali), bahkan bersedia berperan langsung dalam film yang mengisahkan dirinya.

    Jean, tetap hidup dengan bahagia dan optimistis, dengan kondisinya yang seperti sosok mayat bernapas. Sedangkan kita yang hidup tanpa punya problem seberat Jean, sering menjadi manusia yang selalu mengeluh..! Coba ingat-ingat apa yang kita lakukan. Ketika mendapat cuaca hujan, biasanya menggerutu. Sebaliknya, mendapat cuaca panas juga menggerutu. Punya anak banyak mengeluh, tidak punya anak juga mengeluh. Carl Jung, pernah menulis demikian: “Bagian yang paling menakutkan dan sekaligus menyulitkan adalah menerima diri sendiri secara utuh, dan hal yang paling sulit dibuka adalah pikiran yang tertutup!”

    Maka, betapapun kacaunya keadaan kita saat ini, bagi yang sedang stres berat, yang sedang berkelahi baik dengan diri sendiri maupun melawan orang lain, atau anggota keluarga yang sedang tidak bahagia karena kebutuhan hidupnya tidak terpenuhi, yang baru mendapat musibah kecelakaan atau bencana, bagi yang sedang di-PHK, ingatlah kita masih bisa menelan ludah, masih bisa makan dan menggerakkan anggota tubuh lainnya. Maka bersyukurlah, dan berbahagialah…!
    (kiriman mimi wu)

    Dengan bersyukur berarti kita dapat menerima diri kita apa adanya dan percaya bahwa apa yang telah diberikan Tuhan kepada kita adalah modal buat mennghadapi berbagai masalah dan mengejar cita cita. Berapapun yang telah kita raih kita harus bersyukur, dan kita tetap melangkah buat kesuksesan yang lebih besar yang menanti kita.

    Yohanes Tantama

    Topics: success, motivation |

    Comments